Perawatan Dan Pengobatan Yang Aman Untuk Diabetes Basah Dengan Obat Penderita Diabetes Basah

Menghindari Makanan Yang Meningkatkan Diabetes

Obat penderita diabetes basah banyak menimbulkan berbagai pertanyaan. Bagi para penderita atau pun bagi mereka yang merawat si penderita tersebut. Pada konsep utamanya, pengobatan diabetes dilakukan untuk mengatur kadar gula pada tubuh si penderita tersebut. Agar kadar gula pada tubuhnya tidak meningkat dan dapat  mengakibatkan si penderita mengalami infeksi yang lebih parah lagi. Penyakit diabetes juga bukan hanya diabetes basah saja. Diabetes dibagi menjadi dua golongan yaitu diabetes kering dan diabetes basah. Diabetes kering tidak sama dengan diabetes basah. Penyakit ini tergolong merupakan penyakit yang berbahaya. Penyakit diabetes ini timbul akibat pola makan yang salah beserta pola hidup seseorang yang tidak sehat. Mengkonsumsi banyak makanan yang berlemak merupakan hal yang sangat berpotensi menimbulkan penyakit diabetes tersebut.
Penampilan tubuh pada penderita diabetes basah biasanya terlihat lebih gemuk atau berisi. Sangat berbeda dengan penderita diabetes kering. Penderita diabetes kering mempunyai tubuh yang kurus kering. Tetapi pada umumnya, penderita diabetes basah lebih cepat mengalami infeksi luka yang terdapat pada bagian kaki atau pun bagian tubuh lainnya. Infeksi luka yang disebabkan oleh diabetes ini sangat sulit untuk disembuhkan. Apa bila infeksi tersebut dibiarkan dan tidak segera untuk diobati, dapat mengakibatkan kaki si pasien menjadi busuk dan bernanah. Apa bila luka si pasien telah membusuk dan bernanah cara mencegah agar luka tersebut tidak menjalar ke area lainnya, jalan satu–satunya ialah dengan mengamputasi atau memotong daerah tubuh yang mengalami infeksi akibat luka yang dihasilkan dari sebuah goresan tersebut.

Penyebab dan Gejala Pada Diabetes Basah


Gangguan diabetes basah ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu berupa:

1. Sering mengkonsumsi minuman atau makanan yang mengandung kadar gula sangat tinggi
2. Kurangnya istirahat (seringnya bergadang atau insomnia)
3. Kurangnya berolahraga
4. Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
5. Tekanan darah tinggi yang tak stabil
6. Mudahnya mengalami stress
7. Kebiasaan meminum minuman yang mengandung alkohol
8. Merokok
9. Menggunakan pil kontrasepsi dalam jangka waktu yang panjang
10. Faktor keturunan dapat menyebabkan seseorang mengalami diabetes

Ada pula beberapa gejala yang dialami oleh pasien diabetes
1. Penderita tersebut lebih sering merasakan haus atau dehidrasi, disebabkan oleh banyaknya cairan yang keluar menjadi keringat
2. Seringnya buang air kecil saat malam hari
3. Mati rasa atau kesemutan pada organ tubuh seperti kaki, tangan mau pun seluruh badan yang terjadi secara tiba–tiba. Hal ini terjadi karena meningkatnya kadar gula yang akan mengakibatkan saraf mengalami kerusakan
4. Nafsu makan yang meningkat dari biasanya karena rasa lapar yang tidak dapat dikontrol
5. Menurunnya berat badan secara drastis
6. Kulit yang mengalami kekeringan, gatal – gatal dan iritasi
7. Kelelahan yang dialami tanpa melakukan suatu aktifitas pun. Ketika tidur pun, si penderita tersebut akan tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya tersebut
8. Pandangan atau penglihatan si penderita terganggu, akibat kadar gula yang meningkat. Tetapi apabila kadar gula tersebut turun, penglihatan kembali normal
9.gangguan pada gusi, seringnya terjadi pendarahan pada celah – celah gusi, pembengkakan pada gusi dan iritasi gusi
10. Penderita yang mengalami diabetes biasanya sering merasakan ngantuk (menguap)

Penyakit diabetes atau gula darah ini memang akan banyak mengalami perubahan hidup yang dianggap salah. Banyak pantangan yang harus dilakukan, banyaknya godaan yang akan datang, munculnya resiko komplikasi yang dialami, akan timbulnya keluhan oleh si penderita, timbulnya stress mau pun kekhawatiran pada si penderita diabetes tersebut. Penyakit ini dapat disebut juga menjadi momok yang menakutkan bagi setiap orang. Jadi lakukan perawatan dan pengobatan untuk diabetes basah dengan obat penderita diabetes basah.
Banyak dari kita mengetahui kalau penyakit gula darah atau diabetes ini sangatlah rentan dengan terjadinya luka pada bagian tubuh si penderita. Apa bila sedikit saja tubuh si penderita tersebut mengalami goresan luka, maka akan berakibat fatal dan berangsur lama bagi si penderita tersebut melakukan masa penyembuhan. Biasanya luka tersebut sering terjadi dibagian kaki, baik dari telapak kaki, tempurung kaki, mau pun betis. Tapi jika luka tersebut terjadi dibagian organ tubuh lainnya, mungkin saja masih dapat disembuhkan.
Tetapi menurut kabar yang beredar di masyarakat, penyakit ini bermula akibat kerusakan pankreas untuk mengontrol gula darah sehingga menyebabkan kelebihan kadar gula pada darah. Apa bila hal ini terjadi si penderita wajib mengganti asupan makanan pokok yaitu nasi menjadi kentang rebus. Luka yang disebabkan oleh infeksi dari diabetes tersebut sangat tidak cocok apa bila diberi cairan sejenis betadine , karena dapat memperburuk luka tersebut yang mengakibatkan cepatnya pembusukan akibat kelembaban yang terjadi.

Pencegahan Yang Dapat Anda Lakukan


Penyakit yang sangat dijauhi oleh masyarakat ini sebenarnya dapat dicegah. Semua penyakit dapat dicegah apa bila seseorang menyadari pentingnya suatu kesehatan. Ada beberapa cara pencegahan yang dapat anda lakukan agar terhindar dari diabetes tersebut.
1. Kontrol kadar gula dalam darah anda secara rutin
Kadar gula darah normal yaitu 150 mg/dl. Jika disaat anda melakukan check up dan mendapati kadar gula anda melebihi batas normal. Segeralah konsultasi dengan dokter untuk menurunkan kadar gula darah tersebut.
2. Lakukanlah olahraga secara rutin dan lakukan kegiatan fisik setiap harinya
Bermalas–malasan dapat memicu meningkatnya penyakit darah tinggi dan obesitas yang berakibatkan resiko terkenanya diabetes. Jauhi dari kurangnya bergerak dalam keseharian anda. Lakukan apa pun kegiatan positif yang dapat berpengaruh baik untuk tubuh anda.
3. Istirahat malam yang cukup


Istirahat malam merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk kesehatan seseorang. Hindari jam tidur malam yang terlalu larut atau bergadang. Karena kurangnya tidur menyebabkan seseorang dapat menambah nafsu makan dan mengakibatkan seseorang terkena resiko obesitas. Para ahli kesehatan telah menyarankan untuk tidur yang cukup yaitu sekitar 7 atau 8 jam tiap harinya bagi pola istirahat yang benar.
4. Hindari banyaknya pikiran atau stress
Mudahnya seseorang marah–marah, takut, frustasi atau pun despresi yang berlebihan dapat menimbulkan gejala stress. Hindari semua yang memancing emosi anda menjadi tidak stabil.
5. Menjaga pola makan yang benar


Pola makan yang buruk merupakan salah satu faktor yang kuat munculnya diabetes tersebut. Hindari mengkonsumsi makanan junk food, makanan atau minuman yang manis–manis, makanan yang banyak mengandung kadar lemak tinggi dan kalori yang tinggi. Sebaiknya anda mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi baik untuk tubuh, seperti buah–buahan, sayuran dan biji–bijian.
Dengan mengkonsumsi TNO, menjaga asupan makanan dan memberikan obat penderita diabetes basah dapat memperlambat berkembangnya atau timbulnya penyakit diabetes tersebut. Obat diabetes tersebut dapat anda beli melalui http://diabetes-melitus.net/daniel/

012 Post-Ender

Mohon Isi Nama Panggilan Anda

Mohon Isi Email Anda