Obat Tradisional Luka Diabetes Basah Berkhasiat Mengobati Luka Yang Tak Kunjung Kering

Cara mengobati luka pada penderita diabetes

Obat tradisional luka diabetes basah ternyata memiliki khasiat untuk mengobati luka yang kian tak kunjung kering. Seseorang yang menderita diabetes memang sangat sulit sembuh dari luka sekecil apapun, apalagi jika yang diderita adalah diabetes basah. Penyakit diabetes sendiri disebabkan oleh kadar gula dalam tubuh atau glukosa mengalami peningkatan dikarenakan metabolisme tubuh yang tidak mampu bekerja optimal memproduksi hormon insulin.

Glukosa merupakan sebuah zat yang berperan penting yang ada dalam tubuh untuk memberikan energi terhadap otot dan jaringan pada tubuh itu sendiri. Ketika glukosa tidak bekerja dengan baik maka disinilah tubuh akan mengalami berbagai gejala yang muncul. Gejala yang muncul pun terbagi menjadi dua macam yaitu diabetes tipe satu dan diabetes tipe dua, seperti berikut:

  1. Diabetes Tipe 1

  • Penyebab diabetes tipe 1 biasanya bukan karena peningkatan kadar insulin yang ada pada tubuh. Namun, diabetes tipe 1 disebabkan oleh hormon insulin di dalam darah diserang oleh sistem imun yang seharusnya bertugas untuk menyerang dan menghancurkan segala macam virus dan bakteri dalam tubuh.
  • Gejala diabetes satu biasanya juga menyerang orang-orang di bawah umur 10 tahun sampai 18 tahun. Biasanya orang-orang yang terkena diabetes pada umur ini akan mengalami flu berkelanjutan.
  • Lebih sering buang ari kecil daripada biasanya, ini tentunya dikarenakan ginjal menampung terlalu banyak glukosa, sehingga secara otomatis hati bereaksi untuk menghancurkan glukosa tersebut.
  • Diabetes juga akan mempengaruhi berat badan pada seseorang yang terkena penyakit ini. Disebabkan karena tubuh selalu menggunakan lemak sebagai sumber energi, walaupun nafsu makan bisa dibilang dalam keadaan normal.
  • Sering mengalami kehausan juga akan dialami oleh para penderita diabetes. Karena terlalu banyaknya cairan dalam tubuh yang terbuang.
  • Seseorang yang mengalami penyakit diabetes juga akan mudah capek dan lelah. Ini dikarenakan tubuh sudah tidak mampu lagi memproduksi energi dari glukosa, tentunya berpengaruh terhadap pemasokan sumber energi untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
  • Sering kesemutan juga menjadi sebuah gejala dari penyakit diabetes ini, karena para penderita diabetes akan mengalami kerusakan pada pembuluh darah. Sehingga darah yang akan dialirkan ke setiap ujung-ujung syaraf terganggu.
  • Yang paling parah gejala yang disebabkan oleh penyakit diabetes adalah sulitnya luka pada kulit untuk sembuh dan mengering. Karena penderita penyakit ini mengalami kerusakan sel pembuluh darah, sehingga luka akan terus dalam keadaan basah dan ditambah karena adanya penggabungan gula darah yang sangat tinggi sehingga luka akan tidak terasa sakit walaupun luka terbilang besar.
  1. Diabetes Tipe 2

  • Diabetes tipe 2 akan menyerang orang-orang sudah berumur 40 tahun keatas.
  • Penyakit diabetes 2 juga akan berpengaruh terhadap proses pemroduksian insulin pada tubuh menjadi terganggu. Sehingga akan banyak sel yang mengalami resistensi pada hormon insulin penderitanya tersebut.
  • Penderita diabetes 2 juga akan mengalami peningkatan lemak sehingga tubuh beresisten pada hormon insulin tersebut.
  • Orang yang menderita diabetes juga akan mengalami pemrosesan energi menjadi terganggu jika aktivitas terlalu berlebihan.
  • Diabetes tipe 2 juga bisa mengidap atau menurun pada anggota keluarga yang lain.

Lalu Bagaimana Cara Mengobati Luka Pada Penderita Diabetes Yang Tidak Kering-Kering?

Luka kaki pada penderita diabetes sangat-sangatlah berbahaya jika dibiarkan terus-menerus tanpa pengobatan. Memang sangatlah sulit untuk mengobati luka pada penderita diabetes ini, maka tak jarang berbagai ahli medis mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati luka pada penderita diabetes. Namun bukannya tidak bisa mengobati luka ini, anda hanya perlu bersabar dan rutin melakukan perawatan sehingga luka tidak menyebar. Berikut beberapa cara mengobati luka yang tak kunjung kering dan agar tidak menyebar:

  1. Mengontrol luka

Luka pada penderita diabetes terdapat dua jenis luka yaitu luka basah dan luka kering, yang masing-masing luka tersebut berbeda cara penganganan atau pengobatannya. Pada luka basah sebaiknya hal yang dilakukan pertama kali munculnya luka dibalut dengan perban sehingga debu atau air tidak mengenai luka tersebut, jadi anda akan terhindar dari infeksi serta luka selalu dalam keadaan basah. Berbeda dengan luka kering anda cukup mendiamkannya serta diangin-anginkan, maka lambat laun luka akan sembuh dalam beberapa waktu. Jadi kesimpulannya hal yang perlu anda penderita diabetes lakukan jika mengalami luka adalah mengontrolnya sehingga luka tidak menyebar pada jaringan kulit lainnya dan menjadi sebuah infeksi yang lebih berbahaya. Mengontrol luka pada diabetes memang bisa dikontrol oleh diri sendiri, namun jika anda ragu sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih paham dan berpengalaman.

  1. Menghentikan pendarahan

Jika luka baru muncul pada penderita diabetes melitus, otomatis luka masih dalam keadaan basah dan mengalami pendarahan. Oleh sebab itu sebaiknya anda cepat-cepat menghentikan pendarahan tersebut dengan menekan luka menggunakan kain yang benar-benar bersih dan steril dari berbagai bakteri dan virus.

  1. Antiseptik

Bersihkan luka dengan menggunakan antiseptik untuk membunuh berbagai kuman dan bakteri yang ada pada luka tersebut. Penggunaan antiseptik tersebut tentunya akan mencegah bahkan membunuh kuman atau virus mencegah bakteri berkembang menjalar ke jaringan lain.

Menggunakan obat tradisional luka diabetes basah:

  1. Menggunakan jahe

Untuk mengobati luka pada penderita diabetes anda juga bisa menggunakan obat-obat tradisional seperti jahe. Untuk menggunakan bahan ini anda hanya perlu memarut sebatang jahe dan hasil parutan tersebut dioleskan pada luka. Namun perlu diingat jaringan kulit pada sekitar luka atau lukanya sendiri harus benar-benar steril terlebih dahulu.

  1. Menggunakan bekicot atau siput

Untuk mengobati dan mengeringkan luka pada penderita diabetes bisa juga menggunakan bekicot atau siput. Siapkanlah daging siput atau bekicot yang masih segar dan berlendir lalu dibalurkan pada luka secara rutin.

  1. Daun senduduk

Daun senduduk merupaka tanaman liar yang tumbuh pada sekitar pohon-pohon kelapa. Untuk mengobati luka pada penderita diabetes anda hanya perlu mengunyah atau menumbuk daun lalu dibalurkan pada luka yang ada pada tubuh si penderita diabetes.

  1. TNO

Anda juga bisa menggunakan TNO sebagai obat tradisional untuk luka diabetes basah. TNO sendiri merupakan sebuah ramuan yang terbuat dari berbagai macam bahan-bahan alami untuk membantu tubuh mengembalikan sel syaraf dengan cepat, sehingga luka akan mudah cepat kering. Selain itu fungsi dari TNO lainnya adalah dapat merangsang luka yang masih baru atau basah cepat melakukan penutupan luka yang terbuka. Sehingga jika anda mengalami luka saat sedang mengalami diabetes tanpa perlu melakukan penangan medis yang ekstreme yaitu berupa pemotongan organ tubuh yang terkena luka atau disebut amputasi. Obat yang sudah mendapatkan izin sertifikat BPOM ini terbuat dari bahan alami berupa buah mengkudu yang ditumbuhkan didaerah-daerah khusus yang jauh dari berbagai macam polusi. Buah mengkudu dipercayai memiliki antioksidan tinggi yang baik dalam menangkal radikal bebas pada tubuh.

Jika anda tertarik untuk mengobati luka pada penderita diabetes dengan obat herbal ini anda bisa mendapatkan disitus resminya yaitu http://diabetes-melitus.net/daniel/.

012 Post-Ender

Mohon Isi Nama Panggilan Anda

Mohon Isi Email Anda